Tampilkan postingan dengan label Basa-basi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basa-basi. Tampilkan semua postingan

23 Januari 2008

Harga sebuah Kebenaran

Tadi siang saya diajak seorang teman ke Roxy Mas (Pusat jual beli HP di Jakarta) berniat membeli handphone. Setelah nanya di beberapa toko...ehh...tipe yang dicari sudah nggak ada, tapi temen saya penasaran. Akhirnya ketemu juga toko yang masih punya tipe hp yang dimaksud...tapi dengan harga 1,5x lipat...dengan alasan tipe tersebut sudah langka...hmmm...langka..? Saya jadi ingat kisah Nasruddin Hoja seorang Sufi tentang "harga sebuah kebenaran". Kebenaran adalah sesuatu yang berharga baik secara spiritual maupun material. "Tapi mengapa kita harus membayar untuk sebuah kebenaran ? Dan kadang-kadang sangat mahal ?" Kalau kita perhatikan, harga sesuatu itu dipengaruhi juga oleh kelangkaannya. Makin langka sesuatu itu, makin mahallah ia. Terpaksa temen saya membeli HP tipe lain yang nggak langka dan nggak mahal...malah duitnya masih sisa buat beli makanan.
Ah...kebenaran...ah...kelangkaan...ah...kemahalan....

18 Januari 2008

Intermezzo...

Suatu hari saya mendapat undangan istimewa ke kediaman Tuan Presiden di sebuah “Negri Antah Berantah” dan apa yang saya bayangkan adalah sebuah kemewahan disana. Ketika hari itu tiba saya dijemput oleh utusan Tuan Presiden…tapi saya heran kenapa saya dijemput dengan sebuah “Becak Butut” sementara saya memakai pakaian layaknya pejabat. Saya beranikan diri bertanya pada sang Utusan dan jawabnya “Silahkan bertanya sendiri pada Tuan Presiden…” Sesampainya di tempat kediaman Tuan Presiden (yang kata sang utusan adalah Istana Negara) ternyata hanya sebuah Bangunan biasa yang tak tampak sedikitpun kemewahan sebuah Istana Negara. Saya disambut sendiri oleh Tuan Presiden dan seorang ajudan serta beberapa mentri yang berpenampilan sederhana, tidak seperti pejabat di negri saya. Untuk ke sekian kalinya saya heran…kenapa tidak ada listrik dan hanya lampu “Teplok” disetiap sudut ruang dan beberapa kursi usang. Saya beranikan diri bertanya tentang keheranan saya ini pada Tuan Presiden dan jawabnya “Saya saja di gaji oleh rakyat dan undangan saya kepada anda ini tidak ada hubungannya dengan urusan kenegaraan jadi bagaimana mungkin saya bermewah-mewahan jika itu mengorbankan uang rakyat juga…apa kata dunia..???”
Haiyah...Tuan Presiden ini bisa aja....

Cerita diatas hanya Intermezzo loh…(basa-basi)

10 Januari 2008

Basa-basi 2008

Kenapa "Kolor Bolong" ? (kok malah nanya...)

Ya memang harus begitu, kalo kolor nggak ada "bolong" nya gimana makenya...(mikir...atuh) Walah...bahasa kok blepotan kaya gini, bodolah...buat saya sah-sah aja (mungkin cuma guru bahasa indonesia yang nggak setuju). Di sini (dunia maya) saya bebas berekspresi, saya mau nulis apa kek...mau ngomong apa kek...mau jadi apa kek...mau kaya apa kek...bebas-bebas aja yang penting nggak nyinggung perasaan orang lain...merdeka!!!! (Walah...emangnya kita udah merdeka?) hehehe...
Biarpun "blog" ini gratisan, biarpun kata orang "gratisan" itu norak....peduli amat (emang gue pikirin). Ada beberapa orang yang (Ctrl+C lalu Ctrl+V) alias mengkopi postingan orang lain dan pastinya yang punya mencak-mencak, tapi postingan saya ini asli bukan bajakan meskipun saya suka juga yang bajakan (jujur, koleksi MP3 dan film DVD saya 65% bajakan dan yang 35% kayanya bajakan juga deh...hehehe) haiyah...kok malah ngelantur...
Segini ajalah...saya ada kerjaan nih...(biasa download MP3 gratisan lagi...hehehe)

02 Januari 2008

Sekedar Ngomong

Hmmm.....atau jawaban tanpa kata dari sebuah pertanyaan bisa mewakili banyak arti. Tapi buat saya sendiri "Hmmm..." bisa berarti " kesal" , " bodo amat" , " malas ngejawab " , " saya lagi sibuk " atau "sakit gigi". Haiyah...ini sekedar ngomong loh....

19 Desember 2007

..........

.....hari ini blank.....
enaknya emang tidur kalo pusing gini....
...zzzZZZzzzz.......